Rezeki dan Vonis

Posted: August 9, 2015 in Sunnah

Pada zaman yang serba modern, membuahkan pemikiran atau paradigma mayoritas serba realistis. kebanyakan dari kita hanya mempercayai yang zahir, dan yang jelas-jelas saja dan mengesampikan bahkan menafikan yang bathin. Padahal faktor penentu itu lahir dari sisi yang tidak nyata, “Doa” dan “amal shaleh/good deeds”.
Dengan sombongnya kita jarang meminta bahkan lupa untuk meminta kepada Allah yang Maha Rahman dan Rahim.
Sadarlah, didunia ini tidak ada yang kebetulan, semua ada yang ngatur, Mulai dari masalah rezeki, Jodoh, Kesehatan, kesusahan, kemudahan dalam setiap urusan, bahkan sedih dan bahagiapun ada yang mengaturnya. Maka Dekatilah yang Mengatur…..
“واالله يغضب إن تركت سؤاله، وبني آدم حين يسأل يغضب” Allah yang Maha rahman Rahim Raziq, akan marah kalau kita tidak meminta dan memohon kepadanya, dan sebaliknya, manusia akan marah tatkala kita meminta darinya.
muaranya seperti ini; tatkala manusia tidak meminta dan memohon kepada Allah, menandakan bahwa manusia sudah berkecukupan, padahal Allah berfirman yang artinya (Allah maha kaya dan kalian wahai manusia adalah faqir lagi tak punya apa-apa). Dan satu hal yang perlu ditekankan disini, rezeki itu bukan hanya berbentuk HARTA, tapi kesehatan, ilmu, kebahagiaan, ketaqwaan, iman, anak yang shaleh, kemudahan dalam segala urusan, dll semua itu adalah rezeki…. jangan kita iri kepada orang yang banyak harta, karena kita tidak tidak tau apa yang sudah Allah ambil dari bagian yang paling berharga dalam hidupnya…….
Mintalah apapun dari-Nya, kita ini lemah, tenggelam kita mati, terbakar kita mati, tertimpa benda berat kita mati, tertusuk jarumpun kita merasakan sakit. sadarlah, semua yang kita miliki sekarang ini hanyalah titipan. bahkan jasad kita adalah titipan. jangan kita sibuk memperindah jasad kita disisi lain kita lupa untuk memperindah Ruh kita. uruslah ruh kita dengan kalimah thayyibah, istigfar, baca quran, melakukan amal shaleh, dll…
mumpung Allah masih memberikan kesempatan………..
jangan sangka kalimah thayyibah yang sering kita baca, amal shaleh yang sering kita kerjakan tidak ada dampak kepada usaha, kesehatan, kemudahan urusan dll, semua itu saling berkaitan. saling memiliki pengaruh…..
wahai jiwa yang sering memvonis orang lain hanya lewat casing/kesingnya saja…. Ente belum tentu lebih mulia dibandingkan orang yang Ente vonis jelek. karena Allah tidak menilai dari sisi casing tapi Allah menilai dari segi bathin. Ente yakin batin orang yang Ente vonis itu jelek. belum tentuuuu,, justru dengan Ente merasa lebih Mulia dan lebih bersih maka itu merupakan kesalahan fatal….
“إن الله لا ينظر إلى أجسامكم ولا صوركم ولكن الله ينظر إلى قلوبكم”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s